sampul

sampul

Agar Tanaman Cepat Berbuah Lebat

Agar tanaman cepat berbuah lebat | Selamat berjumpa lagi di Blog Lintangsore, tempat curhat dan berbagi masalah tanaman dan buah-buahan. Setelah kemarin saya membagikan cara menanam hidroponik sederhana, kali ini saya akan membahas teknik/cara agar tanaman cepat berbuah. Apakah anda mempunyai tanaman buah di pekarangan rumah/di kebun yang tumbuh subur, sehat, daunnya rimbun, cabangnya banyak, pokoknya indah dipandang, tetapi anehnya tidak juga berbuah? Maka, artikel di bawah ini mungkin bisa menjadi solusinya.

Tetapi, sebelum anda belajar teknik membuat tanaman cepat berbuah lebat, terlebih dahulu harus anda pelajari faktor-faktor yang menyebabkan tanaman tidak kunjung berbuah/tidak bisa berbuah dengan lebat.

A. Penyebab Tanaman Gagal Berbuah Lebat

1. Umur tanaman yang masih muda
Tiap tanaman mempunyai waktu yang berbeda untuk dapat berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan bisa langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya. Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya adalah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.
2. Terlalu banyak pupuk
Semua pasti suka jika melihat tanamannya tumbuh subur, berdaun lebat dan mempunyai banyak cabang. Akan tetapi apalah artinya jika ternyata tanaman tersebut gagal berbuah. Pemupukan yang berlebihan, terutama yang banyak unsur N nya mungkin akan membuat tanaman menjadi nampak rimbun, hijau dan sehat. Akan tetapi justru hal tersebut menyebabkan tajuk tanaman menjadi kekurangan cahaya matahari untuk memasak makanannya.
3. Tanaman mandul
Kebanyakan tanaman hanya akan dapat menghasilkan buah jika bunga yang tumbuh dibuahi oleh bunga jantan yang ada di dekatnya. Beberapa tanaman seperti salak dan kelapa misalnya, biasanya harus ditanam secara berkelompok dikarenakan sering bunga jantannya gugur terlebih dahulu sebelum sempat membuahi bunga betina.
4. Bunga yang gagal menjadi buah
Terkadang kita mendapati tanaman buah telah berbunga lebat dan nampak menjanjikan. Tetapi seiring waktu bunga itu gugur satu persatu dan urung menjadi buah. Biasanya hal ini dikarenakan oleh kekurangan air, serangga dan hama penyakit, cuaca yang ekstrim, dan penyemprotan yang tidak pas.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan tanaman anda gagal berbuah. Selanjutnya kita akan bahas cara agar tanaman cepat berbuah. Mari kita bahas satu per satu.

B. Cara Agar tanaman cepat berbuah

1. Pemangkasan tanaman
Pemangkasan tanaman ini bertujuan agar tanaman cepat berbuah. Sasaran pemangkasan adalah pada:
- ranting-ranting yang tidak produktif
- cabang-cabang tanaman yang rusak
- Tajuk tanaman yang mengarah ke dalam
- pucuk-pucuk cabang/pohon.
Beberapa tanaman buah yang sering diberi perlakuan ini adalah: anggur, jeruk, apel, mangga, nangka, dan sirsak.
Yang perlu diperhatikan juga adalah teknik pemangkasan dan perlakuan setelah pemangkasan. Usahakan pemangkasan menggunakan alat yang sesuai. Untuk ranting kecil bisa menggunakan gunting tanaman, sedangkan cabang yang sudah besar gunakan gergaji. Arah pemotongan usahakan miring mengarah ke dalam agar bekas pemotongan tidak terkena air hujan yang bisa menyebabkan pembusukan. Berikan juga cat, tir, atau parafin pada bekas luka pemotongan agar terhindar dari serangan infeksi hama penyakit.
Baca juga : Agar Jambu Air cepat berbuah

2. Mengikat batang tanaman
Beberapa petani di desa jaman dahulu seringkali melakukan teknik ini, yaitu mengikat batang/cabang primer tanaman menggunakan kawat/tambang. Dengan mengikat/melilit batang tanaman ini maka pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesa ke bagian akar akan terhambat sehingga menumpuk di cabang-cabang dan daun sehingga merangsang tanaman untuk berbunga lalu berbuah.
3. Perlukaan Batang tanaman
Teknik yang ketiga ini, melukai batang tanaman fungsinya hampir sama pada teknik pengikatan batang, yaitu menghambat penyaluran zat-zat makanan hasil fotosintesa daun ke bagian bawah/akar sehingga terjadi penumpukan makanan di bagian atas/dahan. Pada akhirnya tanaman akan terangsang untuk berbunga.
Yang perlu diperhatikan dalam teknik melukai batang tanaman ini adalah jangan sampai kebablasan sehingga malah menyebabkan tanaman menjadi mati.
Teknik melukai batang tanaman:
Goreslah kulit batang pohon menggunakan pisau tajam dengan ukuran 10-20an cm mengelilingi batang pohon, kerok sampai kambiumnya hilang (secara ringkas hampir mirip dengan teknik mencangkok). Kemudian oleskan ter/parafin untuk mencegah infeksi penyakit/hama tanaman.
Jenis tanaman buah yang sering diperlakukan seperti ini adalah mangga, nangka, dan kelengkeng. Biasanya pohon buah seperti kelengkeng akan berbuah 4-5 bulan setelah mendapat perlakuan ini.
4. Perempelan Tunas tanaman
Kadang ada rasa sayang melihat tunas tanaman yang baru tumbuh pada batang pokok tanaman. Tetapi justru teknik perempelan tunas ini harus dilakukan agar tanaman cepat berbuah. Terutama untuk tunas-tunas liar pada batang pokok bawah tanaman.
5. Pemupukan tanaman
Biasanya untuk membuat tanaman cepat berbuah, cara yang biasa ditempuh oleh petani adalah dengan penyemprotan menggunakan pupuk daun. Penyemprotan dikenakan langsung pada daun yang nantinya akan diserap melalui stomata pada permukaan daun.
6. Pemberian Hormon
Hormon disini beda dengan pupuk tanaman. Fungsiny adalah untuk memacu tanaman agar segera berbuah. Biasanya teknik yang diterapkan dengan cara menyuntikkan pada batang tanaman, disemprotkan, atau dibasahkan pada bagian akar tanaman. Teknik ini disebut juga teknik booster. Saya pribadi kurang suka dengan teknik ini karena kesannya pemaksaan dan pemerk*saan pada tanaman.
7. Stres Air
Teknik stres air ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena alih-alih tanaman cepat berbuah, malah tanaman menjadi layu dan mati. Sres air dalam hal ini bukan berarti tidak disirami sama sekali tetapi hanya ditahan selama 2-3 hari tanpa air. Fungsinya agar daun tidak terlalu tumbuh lebat yang akhirnya akan merangsang tanaman untuk berbunga. Pastikan sebelum menerapkan teknik ini tanaman benar-benar sehat.

Itulah beberapa cara agar tanaman cepat berbuah lebat yang bisa saya bagikan pada anda. Jika ada teknik yang kurang pas atau mungkin anda mempunyai teknik lain yang belum saya sebutkan di atas silahkan anda bagikan melalui kolom komentar di bawah postingan ini.
Akhirnya, selamat berkebun dan menanam. Tiada kesempurnaan hasil tanpa usaha yang terus-menerus. Maka jangan ragu untuk mencoba semua teknik. Salam sukses.

Berlangganan update terbaru via email:

7 Responses to "Agar Tanaman Cepat Berbuah Lebat"

  1. Owh, jadi tanaman juga perlu dikasih treatment stres air ya? Nggak dikasih air 2 sampai 3 hari ya? Baru tahu. :)

    ReplyDelete
  2. mantap bermanfaat saya lagi nanam pepaya duren dan jambu biji juga rambutan dan kelengkeng juga alpukat di halaman depan rumah.

    ReplyDelete
  3. Terimakasih infonya. Saya mau tanya bisa ya?

    Saya punya pohon cempedak, sudah berbuah sangat lebat tetapi hampir semua tanpa isi buah alias cuma dami saja. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
    Terimakasih

    ReplyDelete
  4. Terimakasih infonya. Saya mau tanya bisa ya?

    Saya punya pohon cempedak, sudah berbuah sangat lebat tetapi hampir semua tanpa isi buah alias cuma dami saja. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
    Terimakasih

    ReplyDelete
  5. Untuk share aja....
    Saya tanam apel dgn biji, setelah tumbuh kira kira 10cm, batang yg nyentuh tanah bag atas seperti hangus dan akhirnya patah dan modar deh, sepertinya akibat pemberian pupuk kandang(kotoran kelinci yg nempel pada batang .. !!

    Kalau ada pendapat lain atau saran..
    Silahkan dan terima kasih....

    ReplyDelete
    Replies
    1. kotoran hewan yg masih segar memang bisa menyebabkan tanaman kepanasan. Apalagi tanamannya baru tumbuh. Sebaiknya gunakan kotoran hewan yg sudah benar2 kering.

      Delete
  6. Kotoran hewan yg masih segar menghasilkan gas amoniak terus menerus yg bisa bikin tanaman kepanasan.

    ReplyDelete