Cara Agar Tanaman Buah Cepat Tumbuh Bunga

Cara Agar Tanaman Buah Cepat Berbunga | Lintangsore.Com
Selamat datang sahabat pekebun. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Teknik Memunculkan Pembentukan Bunga Pada Tanaman Buah. Kenapa tanaman harus kita rang5ang agar berbunga dan berbuah? Apa tidak lebih baik kita biarkan saja tumbuh dan berkembang secara alami? Memang lebih bagus jika tanaman buah kita dapat berbunga dan berbuah secara alami ketimbang 'dipaksakan'. Namun seringkali kita menemukan tanaman buah yang sudah dewasa dan semestinya masuk fase generatif tapi tak kunjung berbunga dan berbuah. Nah, untuk itulah teknik ini digunakan, yakni mer4ngsang agar tanaman buah dapat segera berbunga.


Jambu Madu Deli Merah

Cara Agar Tanaman Buah Cepat Berbunga

Sebelum saya beberkan teknik menumbuhkan bunga pada tanaman buah, terlebih dahulu saya bagikan beberapa pengetahuan terkait dengan kondisi dan kebutuhan tanaman agar dapat berbuah secara maksimal. Mungkin untuk para senior perihal ini sudah hafal, tapi untuk pekebun newbie seperti saya pengetahuan ini cukup penting untuk diperhatikan agar tidak salah dalam mengambil tindakan terhadap tanaman kita.

Tanaman yang akan dibuahkan harus memenuhi prasyarat sebagai berikut:

  • Tanaman dalam kondisi sehat. Tanda-tanda tanaman sehat diantaranya adalah percabangan yang merata, daun berwarna hijau tua mengkilat dan tidak sedang terserang hama atau penyakit.
  • Tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga. Pembungaan di bawah umur dapat mengakibatkan terganggunya pertumbuhan vegetatif tanaman yang mengakibatkan postur tanaman menjadi kerdil dan tidak sehat.


Beberapa teknik konvensional membuahkan tanaman yang sering ditemui di lapangan adalah:
1. Pengeratan
Teknik ini dilakukan dengan mengerat pembuluh floem (kulit pohon) melingkar sepanjang lingkaran pohon sampai kelihatan pembuluh xylem (kayu pohon).
2. Pruning
Memangkas daun, cabang dan ranting, hingga pohon gundul atau tersisa sedikit daun.
3. Pelukaan
Melukai pembuluh floem dengan benda tajam. Bentuknya bisa dengan mengerok, mencacah, memaku atau mengiris kulit kayu.
4. Pengikatan
Mengikat erat pohon dengan kawat hingga transpor hasil fotosintesa pembuluh floem terhambat.
5. Stressing air 
Tidak menyiram tanaman hingga mencapai titik layu . kemudian dengan tiba-tiba melakukan penggenangan perakaran dan pangkal batang hingga jenuh air dalam waktu tertentu.

Kelima cara konvensional di atas pada prinsipnya adalah mengubah perbandingan unsur carbon (C) dan nitrogen (N) atau "C/N ratio" dalam tubuh tanaman. Cara konvensional ini mempunyai kelemahan yaitu tak terukur. Kalau aplikasinya kebetulan pas, ya berhasil tapi kalau tidak pas ya gagal.
Kelemahan teknik "penyiksaan" lainnya adalah dapat mengakibatkan kerusakan pohon secara fisik dan fisiologis.


Teknik Pemboosteran Tanaman Buah Agar Cepat Berbunga

Teknik terkini yang lebih efektif dan paling banyak dipilih adalah dengan menggunakan teknologi baru; memanfaatkan pengetahuan tentang syarat dan kebutuhan tanaman buah untuk dapat berbuah yaitu dengan melakukan "pemboosteran" menggunakan pupuk pembuahan.

Ada banyak pupuk yang bisa dipilih untuk memicu tumbuhnya bunga/bakal buah pada tanaman. Saran saya adalah pilihlah pupuk yang mempunyai kandungan unsur hara p dan k yang tinggi. Anda mungkin juga sudah tahu bahwa unsur hara p mempunyai peran dominan dalam proses pembungaan.

Beberapa peran penting unsur hara P pada tanaman adalah:

1. Merang54ng pembentukan akar baru
Pemberian pupuk dengan kandungan fosfor tinggi akan merang54ng pertumbuhan akar baru. Dengan semakin banyaknya cabang perakaran akan membantu tanaman menyerap unsur hara lebih optimal.

2. Memperkuat batang
Pemberian pupuk yang mengandung fosfor tinggi sangat diperlukan bagi tanaman agar tidak mudah roboh atau rebah saat terkena hujan dan angin.

3. Mer4ngsang pembentukan bunga dan buah
Unsur hara fosfor yang diserap oleh tanaman efektif untuk mer4ngsang pembentukan bunga dan buah pada tanaman.

Teknik Pengaplikasian pupuk pada tanaman

Berdasarkan pengalaman, berikut ini teknik mengaplikasikan pupuk untuk mer4ngsang pertumbuhan bunga pada tanaman:

  • Pastikan tanaman sudah layak di buahkan (berumur 1-2 tahun).
  • Pastikan tanaman dalam kondisi sehat atau subur (daun hijau tua dan tidak terkena penyakit).
  • Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yg mencukupi.
  • Usahakan saat pengaplikasian pupuk tanaman dalam masa Dorman (tidak sedang keluar pupus).


Langkah-langkah mengaplikasikan pupuk:


  • Kocok dahulu pupuk supaya benar-benar bercampur.
  • Untuk tanaman di pot kurang lebih 100 ml diencerkan dengan 3 liter air.
  • Untuk tanaman di tanah  kurang lebih dosisnya dua kalinya.
  • siramkan larutan tersebut ke area tanah atau media tanam secara merata.
  • Setelah selesai aplikasi siram air seperti biasa. Atau lebih bagus lagi tambahkan pupuk mkp secukupnya.


Teknik pemupukan dan penyiraman agar bunga tidak mudah rontok



Apakah Anda pernah mengalami tanaman buah anda berbuah lebat tapi banyak yang rontok dan rasanya kurang manis?
Penyebab kerontokan bunga/bakal buah bisa terjadi karna cuaca, tingkat keasaman tanah, penyiraman yang tidak teratur, dan ketidakseimbangan antara ukuran pohon dengan jumlah bunga yang ada.

Penyebab lainnya adalah pada masalah media dan air. Untuk tanaman yang menggunakan pot pastikan ukurannya cukup besar untuk menampung akar tanaman. Beberapa tanaman seperti jambu air dan jeruk mempunyai akar yang sangat banyak terutama yang sudah berumur 2 tahun lebih.
Pastikan juga media tanam tidak terlalu padat sehingga saat dilakukan penyiraman air bisa merata ke semua akar.

Salah satu cara untuk mengakali kebutuhan air ini adalah dengan menggunakan teknik vertigasi tetes atau timer. Penggunaan teknik ini dapat memastikan air bisa meresap betul ke seluruh media tanam dan akar. Jika dirasa perlu seminggu sekali bisa ditambahi pupuk poc untuk membuat media tanam lebih gembur dengan bertambah banyaknya bakteri pengurai pupuk. Gunakan pupuk dengan kualitas instan solube agar nutrisi segera bisa diserap oleh akar.

Yang terakhir; jangan serakah. Maksudnya adalah perhatikan keseimbangan antara besar tanaman dengan banyaknya daun dan buah. Jumlah buah yang terlalu banyak--meskipun aplikasi pupuk sudah maksimal tetap saja tidak akan terdistribusi maksimal ke semua buah.

Lebih lengkap bisa anda baca di sini: Penyebab bunga/bakal buah rontok dan cara mengatasinya

Teknik pemupukan dan penyiraman agar buah menjadi lebih manis


  • Lakukan penjarangan bunga atau bakal buah. Pertahankan bakal buah yang dekat dengan batang pohon. Sesuaikan dengan ukuran pohon agar buah bisa tumbuh besar maksimal.
  • Kontrol tunas air/muda yang tumbuh supaya nutrisi tetap fokus ke buah
  • Pemupukan npk rutin 1 sdm tiap minggu beserta pupuk nutrisi lainnya
  • Setelah bunga mekar dan jadi pentil, kocor pupuk kcl / kno3 putih 2 sendok makan seminggu sekali ( atau sesuai besar pohonnya)
  • Lakukan penyiraman rutin sehari 2 kali pagi dan sore -+5 liter/ 1x siram
  • Satu minggu sebelum panen hentikan pemupukan dan kurangi dosis penyiraman secara bertahap.
  • Hentikan penyiraman kira-kira 3 hari sebelum di petik atau menyesuaikan kondisi daun layu apa tidak.


Oke, teknik ini mungkin berhasil saya aplikasikan pada tanaman jambu air saya. Akan tetapi belum tentu berhasil untuk tanaman anda. Penyebabnya beragam, mulai dari kondisi iklim dan varietas tanaman yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan yang berbeda pula. Akan tetapi yang terpenting adalah kemauan untuk mencoba dan mencoba. Akan tiba saatnya anda akan menemukan teknik yang paling tepat untuk diterapkan pada tanaman milik anda sendiri. Semoga kesuksesan akan menyertai kita semua. Salam.

Tags:

Cara mengatasi tanaman yang tidak berbuah
Tanaman tidak mau berbunga
Bunga selalu rontok
Agar buah menjadi manis

0 Response to "Cara Agar Tanaman Buah Cepat Tumbuh Bunga"

Post a Comment